Medan, 16 Maret 2025
Seluruh Bupati yang ada di Kawasan Danau Toba menyatakan dukungan penuh kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution untuk pencapaian status The Green Card Toba Caldera yang akan mengikuti program Revalidasi UNESCO tahun 2025. Dukungan tersebut dijelaskan oleh GM Toba Caldera Dr. Azizul Kholis yang sudah bertemu langsung dengan Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu, SE dan Wakilnya Audi Murphy O Sitorus, SH, M.Si, Selasa 11/03/25 di Balige, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, SE, MM di Pangururan, Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taipar, S.Si. M.Si dan Wakilnya Dr. Deni Parlindungan Lumban Toruan, M.Eng di Tarutung, Rabu 12/03/25, Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P Nababan, SH, MH di Dolok Sanggul dan Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, MM di Sidikalang, Senin, 17/03/25. Sedangkan Bupati Karo akan menerima audiensi BP Toba Caldera Rabu, 19/03/25 dan khusus Bupati Simalungun masih dalam tahap koordinasi penjadwalan di bulan ini juga. Dijelaskan lebih jauh oleh Dr Azizul bahwa 7 (tujuh) Bupati di kawasan Danau Toba adalah merupakan anggota Dewan Penasehat Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark (TCUGGp) yang mana Ketuanya langsung dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara. Untuk itulah Badan Pengelola melaksanakan roadshow menjumpai semua kepala daerah tersebut sebagai langkah awal memperkenalkan diri sebagai kepengurusan yang baru dilantik tanggal 04 Februari 2025.
Saat bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati Toba beserta jajaran OPD terkait khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Bupati Toba Effendy SP Napitupulu menyatakan dukungan penuh kepada Bobby Nasution Gubernur Sumut selaku Ketua Dewan Penasehat dengan meminta usulan dari pihak BP TCUGGp tentang dukungan apa saja yang dapat diberikan oleh Pemkab Toba, dimana seketika itu juga Bupati langsung bertindak cepat menyetujui beberapa program dan kegiatan yang diajukan oleh BP yaitu berupa pembuatan Papan tanda (sign) lokasi setiap Geosite yang ada di Kabupaten Toba meliputi Situmurun, Taman Eden, Liang Sipege, Batu Basiha dan Meat. Bupati juga akan memfasilitasi Geopark Information Center di Lumban Tua Kec Balige dan meberikan fasilitas tersebut untuk menjadi kantor operasional BP TCUGGp dan Kelompok Kerja Pengelola Geosite di Kabupaten Toba, memperbaiki infrastruktur agar memudahkan akses bagi pengunjung, memperkuat digitalisasi informasi pengelolaan Geosite, membentuk kelompok kerja dan segera menerbitkan regulasi berupa peraturan Bupati tentang perlindungan kekayaan geologi, biologi dan budaya yang menjadi satu kesatuan penting dalam pengelolaan geopark. Bupati Toba sangat menekankan kepada seluruh jajaran OPD Pemkab Toba yang terkait agar serius dan fokus dalam program Revalidasi UNESCO agar Toba Caldera dapat meraih Green Card.
Keterangan Foto : BP TCUGGp Bersama Bupati Toba
Hal yang sama juga dtegaskan oleh Pemkab Samosir melalui Wakil Bupati Ariston T Sidauruk yang saat menerima audiensi BP TCUGGp didampingi jajaran OPD terkait diantaranya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan memperkuat keberadaan Geopark information Center Sigulati di kawasan Geosite Pusuk Buhit dan bahkan siap memberikan fasilitas yang ada untuk menjadi kantor operasional bagi BP Toba Caldera. Keseriusan Pemkab Samosir juga dibuktikan dengan persetujuan pembuatan Papan tanda (sign) lokasi setiap Geosite yang ada di Kabupaten Samosir meliputi Sidihoni, Tele Elfrata Sihotang, Ambarita Tuktuk Tomok, Simanindo Batu Hoda, dan Pusuk Buhit. Dipastikan bahwa semua usulan BP kepada Pemkab Samosir tidak ada satupun yang ditolak bahkan diperkuat oleh Wakil Bupati dengan permintaan kepada BP untuk menugaskan seorang Manager harus ada yang tinggal menetap di Samosir agar pengelolaan Geosite lebih efektif dan efisien.
Pemkab Tapanuli Utara yang saat menerima kunjungan BP TCUGGp dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati serta jajaran OPD terkait menyambut baik program Revalidasi UNESCO Toba Caldera dan akan mendukung dan memenuhi semua permintaan yang diajukan oleh BP dan siap memfasilitasi kedatangan Asesor jika turun di Bandara Silangit nantinya. Pada kesempatan tersebut Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taipar, S.Si. M.Si menyatakan bahwa keberadaan Geosite didaerahnya yang meliputi Huta Ginjang dan Pulau Sibandang Muara akan dibenahi sebelum kedatangan Asesor dengan berbagai aksi cepat seperti membentuk kelompok kerja dan segera menerbitkan regulasi berupa peraturan Bupati tentang perlindungan kekayaan geologi, biologi dan budaya yang menjadi satu kesatuan penting dalam pengelolaan geopark, karena hal ini sejalan dengan Visi dan Misi yang dicanangkan yaitu Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan. Menurut Bupati dan Wakilnya Tapanuli Utara harus mengembangkan potensi Wisata berbasis alam, lingkungan dan Rohani dengan menjalankan Konsep Sustainability tourism yang mencakup aspek ekonomi, sosial dan lingkungan dengan penguatan edukasi, sosialisasi, inovasi dan kemitraan dalam pengembangan destinasi wisata dengan fokus target capaian kunjungan wisatawan domestik dan internasional. Untuk itulah pemkab Taput akan mendukung Toba Caldera dalam meraih Green Card agar dapat memperkuat branding pariwisata daerah ini.
Keterangan Foto : BP TCUGGp Bersama Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan menyatakan siap mendukung Revalidasi UNESCO, fokus Pemkab Humbahas saat ini adalah sinkronisasi program pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumut dengan Pemkab agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Salah satu upaya mewujudkan kesejahteraan tersebut adalah diperlukan inovasi dan pengembangan daerah dibidang pariwisata khususnya dalam pengelolaan geosite Sipinsur dan Bakara Tipang, dan kedepan sangat dimungkinkan untuk menemukan geosite baru, seperti Seribu Gua. Selain pariwisata sektor pertanian juga dapat memperkuat biodiversity dan sektor kearifan lokal dapat memperkaya Cultural Diversity dalam koridor Toba Caldera dibawah lisensi UNESCO. Untuk itulah Bupati menginstruksikan seluruh jajaran OPD terkait khususnya Bappeda dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata langsung melaksanakan aksi nyata dilapangan dan menyiapkan dukungan visibility berupa panel informasi dan penunjuka arah yang memudahkan bagi wisatawan yang berkunjung dalam program Geo Wisata.
Keterangan Foto : BP TCUGGp Bersama Bupati Humbang Hasundutan
Saat berdiskusi dengan Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, MM, BP TCUGGp mendapatkan banyak masukan dan pencerahan untuk suksesnya pencapaian Green Card dari UNESCO, yaitu Bupati menguraikan beberapa inovasi dan solusi yang dapat dijalankan seperti pembuatan panel informasi yang berbahan baku lokal sehingga mencerminkan kearifan lokal, mengajak pemerintah Desa dan tokoh tokoh masyarakat serta pemuda setempat untuk ikut menjaga Geosite yang ada, dan melibatkan siswa dan insan sekolah untuk mendukung keberadaan Toba Caldera. Disisi Pemkab, Bupati menyatakan akan menyiapkan hal hal yang diperlukan secara praktis dalam waktu singkat seperti pembentukan Kelompok Kerja Geosite, penerbitan peraturan Bupati tentang perlindungan agar alam dan cagar budaya dan membuat panel informasi di geosite Silahi Sabungan. Bahkan Bupati Dairi telah menuliskan dalam bukunya tentang Geopark sejak tahun 2018 sebagai bukti kecintaannya terhadap Geopark Toba Caldera. Bupati sangat optimis green card dapat tercapai apabila BP TCUGGp dibawah Pemprovsu berkolaborasi dengan seluruh Bupati yang ada di kawasan Danau Toba dengan upaya semaksimal mungkin. Audiensi dan Diskusi diakhiri dengan pemberikan buku yang berjudul Solusi : Think Out of Box oleh Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, MM kepada GM Toba Caldera Dr. Azizul Kholis.
Keterangan Foto : BP TCUGGp Bersama Bupati Dairi